Proses Nikah

Pernikahan merupakan sebuah moment yang paling ditunggu oleh setiap orang. Ini merupakan hal besar bagi kehidupan seseorang. Pada jaman sekarang proses pernikahan mungkin bisa dibilang "ribet", karena selain menyangkut faktor utama seperti usia dan kesiapan kedua calon pasangan suami istri juga menyangkut faktor lainnya seperti materi, hubungan sosial dan keluarga dan yang paling penting adalah adat istiadat (khusus di Indonesia).

Bagi gw nikah itu adalah sebuah tahapan yang harus gw lewatin setelah gw siap. Artinya siap yaitu gw udah punya kerjaan n penghasilan yang bisa gw sisihkan. Selain itu usia gw juga yah minimal cukup lah untuk menanggung beban yang lebih besar. Pada saat gw nulis tulisan ini gw statusnya udah menikah dengan seorang wanita yang alhamdulillah dikasih sama Allah SWT.

Pada jaman sekarang, proses pernikahan selain ijab kabul juga melalui beberapa tahap. Mungkin orang bilang nikah itu simpel, tapi kalo udah mengalami pasti orang bilang nikah itu bener-bener ribet. Kayak gw nih gw mengalami pernikahan yang selain melibatkan diri gw sendiri dan istri gw, juga melibatkan dua buah keluarga besar yang berbeda adat istiadat. Gw adat Padang n istri gw adat Sunda. Kalo gw anggep dua orang pasangan udah cocok satu sama lain, untuk menikah kuncinya yang paling penting adalah pertemuan pertama antara kedua orang tua dari calon suami istri. kenapa? Karena setelah dari pertemuan itulah kedua pasangan bisa melihat masa depan mengenai proses pernikahan. Apakah pernikahannya bisa cepet terlaksana atau membutuhkan proses lagi yang lebih panjang?

Selanjutnya kalau pertemuan pertama lancar, mungkin nanti akan ada pertemuan kedua, ketiga dan seterusnya atau mungkin bisa langsung menuju proses lamaran. Lamaran yang dimaksud disini secara adat, bukan secara agama. Yah kan setiap adat beda-beda proses lamarannya. Kalau di Padang, mungkin kita pernah mendengan istilah lelaki dilamar oleh perempuan, kalau di adat sunda atau jawa sebaliknya perempuan dilamar oleh laki-laki. Tapi sebenarnya proses lamaran secara agama adalah proses seorang laki-laki meminta seorang perempuan untuk dijadikan istri ke wali-nya. Jadi kalau misalnya seorang laki-laki belum pernah ngomong ke bokap/walinya si perempuan tentang maksudnya, itu belum dianggap melamar secara agama. Yang penting yang mana? ya jelas lah agama. Makanya untuk seorang laki-laki cobalah meminta dulu ke ortu or wali calon istri lu sebelum dilakukannya lamaran secara adat istiadat.

Proses selanjutnya mungkin ada yang tunangan dulu atau ada yang langsung nikah. Tunangan artinya adalah ikatan sebelum nikah. Artinya kedua pasangan sudah diikat (tidak boleh mencari/menerima orang lain) kecuali pertunangannya dibatalkan. Kalau di Indonesia tunangan ada beberapa macam tergantung adat istiadat. Kalau di Padang ada istilah tuka tando (tukeran kain songket), lalu kebanyakan yang paling sering kita denger adalah tukeran cincin (walaupun tidak dituker beneran), dan mungkin masih banyak corak dan ragamnya lagi sesuai adatnya masing-masing.

Kalo prosesnya langsung nikah yah berarti langsung ijab kabul. Kayaknya gampang aja yah nikah itu. Tapi dibalik semua itu ternyata ga juga. Untuk proses menjelang dan sesudah nikahnya sendiri itu melalui beberapa tahapan. Karena di Indonesia kita negara berlandaskan hukum berarti proses nikah harus melewati jalur hukum juga. Lalu kita juga harus memperhatikan keadaan sosial di lingkungan kita. Ga mungkin kan kita nikah tapi orang lain (kerabat dekat dan jauh) tidak diberi tahu. Selain itu biasanya ada perayaannya yang menyangkut banyak orang di keluarga kita.

Berikut ini proses untuk menikah di Indonesia secara umum:

  • Cowo harus membuat surat numpang nikah (biasanya disebut NA), Ini surat dari KUA (Kantor Urusan Agama) kecamatan tempat si cowo tinggal untuk diserahkan ke KUA kecamatan yang akan dilaksanakannya ijab kabul. Proses membuat NA ini melalui beberapa tahap. Harus lapor ke RT trus RW lanjut ke Kelurahan baru ke KUA kecamatan. ini pake biaya administrasi. Tapi kalo kedua pasangan tinggal di satu kecamatan kayaknya sih ga perlu d bikin surat NA ini, tapi ga tau juga si.
  • Cewe setelah mendapatkan surat NA dari cowo harus memproses ke KUA kecamatannya. Disertai foto cewe dan cowonya , lalu sekalian membayar biaya administrasinya. Nanti KUA di kecamatan si cewe bakal memberikan daftar keperluan-keperluan yang dibutuhkan untuk menikah contohnya kayak surat kesehatan, biaya untuk buku nikah dan penghulu, dll. Nah yang ini gw juga heran, ternyata di tiap kecamatan beda-beda lho daftar/keperluannya. Jadi jangan kaget nanti, kalo bagi yang ingin nikah kenapa beda dengan temannya.
  • Untuk kedua pasangan mungkin mempersiapkan kebutuhan yang diperlukan, kayak pesen cincin kawin, beli barang-barang buat seserahan, kalo cewenya luluran biar cantik, dll.
  • Trus nyiapin undangan, ini juga harus diperhitungkan. Soalnya undangan ini penting untuk menyebarkan berita gembira ke seluruh orang yang dekat atau yang kita kenal, supaya tidak terjadi salah paham nantinya.
  • Undangan jadi, bukannya kita malah tenang, tapi pekerjaan tambahan menanti. kita harus me-list seluruh orang yang bakal kita undang. Kalau undangannya terbatas berarti kita harus memilih siapa saja yang kira-kira bakal diundang atau tidak. Kalo dah beres trus kita sebarkan undangannya. Bisa lewat Pos atau diantar langsung, tergantung kitanya.
  • Selanjutnya persiapan pesta. Rata-rata hampir sama mau di rumah atau di gedung. Persiapannya mulai dari upacara adat, katering, tenda+kursi, dekorasi, tata rias, sound sistem dan alat musik+penyanyinya, tukang foto or video, dll. buanyak banget dah. Kalo di gedung yah tinggal dikurangin tenda+kursi aja atau kadang-kadang ada juga gedung yang udah nyediain sound sistem. Kalo yang punya duit kayak ginian mah tinggal nyewa wedding organizer aja biar ga ribet.
  • Buat Acara kita harus nyiapin panitia pelaksana, ga mungkin kan pesta segede gitu cuman diurus ama dua atau tiga orang aja, butuh panitia. Kayak yang jadi MC, security, yang jagain makanan, pagar bagus+pagar ayu, penerima tamu, petugas meja tamu, pemberi pidato, pembaca doa, pengatur acara, dll.
  • Bagi cowo, harus nyiapin seserahan bwt di bawa ke tempat cewe. ngga mungkin kan seserahan dikasih aja pake plastik kayak belanja ke supermarket. seserahan harus di kasih dekorasi juga. Ini tergantung banyaknya seserahan yang bakal dibawa sama cowo.

Hehe. ternyata banyak yah yang harus disiapkan sebelum nikah. Tapi bagi yang pengen nikah, setelah melihat daftar tersebut jangan pusing dulu. Karena nikah itu ibadah. Dan jangan sampai setelah melihat daftar tadi nikahnya jadi batal yah. Tulisan ini hanya sekedar celotehan belaka. jadi ada yang benar dan ada juga yang ngga benar. jangan 100% percaya. ini hanya gambaran saja.

-Nz-

Komentar untuk blog ini :

captcha

17 September 2008

ah kamu bohong :D

10 Oktober 2008

kalo loe masih temen gw, email gw yak, coz gw g tau kirim email buat lo, lewat mana????? ok PENYU wkwkwkkwkwk

Ver

18 Oktober 2008

wah ternyata ribet juga ya mba adat dari padang itu, apa benar laki2x yang dilamar perempuan, kalau gitu beda ama orang jawa seperti kita belum lagi merke harus pake uang yang sangat banyak unutk melamar co nya ya..met kenal aja y mba

15 Desember 2008

greatt posting :D slm knl

02 April 2009

bagus dan perlu disebarluaskan.. tapi bukan untuk menakut-nakuti

tio

24 April 2009

bagus tu buat gue or yg lain yg mau nikah jadi lebih tau apa apa yang harus dipersiapkkan, n bisa mikir lebih mantep pesiapannya......... mohon doa restunya saya akan nikah bulan julli 2009 di kebumen-jateng thanks.....